Warning: Constant WP_CACHE already defined in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-config.php on line 3

Warning: Constant WP_CACHE already defined in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-config.php on line 4

Warning: The magic method Vc_Manager::__wakeup() must have public visibility in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-content/plugins/js_composer/include/classes/core/class-vc-manager.php on line 203

Warning: The magic method QodeInstagramApi::__wakeup() must have public visibility in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-content/plugins/qode-instagram-widget/lib/qode-instagram-api.php on line 90

Warning: The magic method QodeTwitterApi::__wakeup() must have public visibility in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-content/plugins/qode-twitter-feed/lib/qode-twitter-api.php on line 91

Warning: The magic method Bridge\Shortcodes\Lib\ShortcodeLoader::__wakeup() must have public visibility in /var/www/vhosts/ptmkg.id/public_html/wp-content/plugins/bridge-core/modules/shortcodes/lib/shortcode-loader.php on line 27
PTMKG | Hal yang Harus Diketahui Saat Ingin Memulai Urban Farming

Hal yang Harus Diketahui Saat Ingin Memulai Urban Farming

Hal yang Harus Diketahui Saat Ingin Memulai Urban Farming

Urban farming atau pertanian dengan lahan sempit di perkotaan menjadi jawaban atas kebutuhan pangan di perkotaan meski lahannya sempit. Namun, yang kerap menjadi pertanyaan adalah bagaimana memulai urban farming. Siapkan lahan dan mulai membeli pupuk kandang Kamu dapat memulai urban farming dengan modal yang sangat minim. Sebungkus pupuk kng dengan harga sekitar Rp11.000-Rp15.000. Gunakan tanah kebun sebagai media penanaman. Tanah bisa diganti dengan benda-benda substrat, seperti kulit kacang, sabut kelapa, sekam padi, atau tanah. Bila substrat juga tidak tersedia, bisa menggunakan air yang dicampurkan dengan larutan pupuk Mengumpulkan sampah rumah tangga Sampah rumah tangga akan dibuat sebagai bokashi atau tanah subur. Bokashi dapat diolah dari sampah organik rumah tangga, seperti kulit telur, kopi, kulit pisang hingga dedaunan. juga bisa membuat air subur dari air fermentasi kelapa. Tentukan apa yang mau ditanam Mungkin kamu bisa memulai urban farming dengan menanam jenis sayur-sayuran. Sayuran siap saji, seperti kol, selada, mentimun, tomat, dan bawang. Bisa juga menanam tanaman herba, seperti kunyit, jahe, lengkuas, rosemary, thyme Pilih media tanam Bisa coba menanam langsung di tanah, pot, polybag, botol, ember bekas, ban mobil bekas, atau media penampung lainnya.+ Jadi urban farming tidak terlalu sulit dilakukan apalagi di hunian dengan lahan yang tidak terlalu luas seperti apartemen. Selain bermanfaat bagi ketahanan pangan, urban farming juga membantu mengurangi sampah rumah tangga. Jadi tidak perlu khawatir jika tinggal di apartemen di tengah kota, karena Anda tetap bisa bercocok tanam sambil mempercantik unit apartemen Anda.
No Comments

Post A Comment